Detail Buku

  • Judul Buku : Secangkir Kopi Jon Pakir
  • Penulis : Emha Ainun Nadjib
  • Editor : -
  • Jumlah Halaman : 348 hlm
  • Bahasa : Indonesia
  • Summary :
    Buku Secangkir Kopi Jon Pakir jika dibaca sekilas kata Pakir ini seperti kata Parkir alhasil aku pertamanya berpikir kalau buku ini menceritakan tentang si Jon yang mungkin seorang tukang parkir. Namun setelah membaca isinya, ternyata nama pakir itu berasal dari bahasa arab yaitu Fakir yang menyesuaikan lidah orang Jawa.
    Buku ini merupakan buku yang dicetak ulang, cetakan pertamanya yaitu pada tahun 1992. Buku ini menceritakan kondisi sosial masyarakat pada masa itu yang dikemas dengan apik oleh Cak Nun (sapaan untuk Emha Ainun Nadjib). Dalam buku ini Cak Nun menamai dirinya sebagai Jon Pakir yang mengkritisi peristiwa yang terjadi disekitarnya. Secangkir Kopi yang disajikan disini bukanlah berupa air kopi tapi merupakan hidangan yang sangat bergizi untuk otak kita, karena disajikan oleh seorang pakar yang sangat hebat.
    Membaca buku ini akan menyadarkan kita mengenai kondisi-kondisi yang terjadi di sekitar kita, walaupun itu terjadi pada masa 90’n tapi rasanya kondisi tersebut masih kita jumpai saat ini. Buku ini juga menjadi cerminan diri, banyak sekali hal yang dapat kita pelajari dari buku ini. Kadang aku merasa tersindir ketika membaca beberapa bagian dari buku ini, karena kadang ada beberapa hal yang membahas mengenai prilaku-prilaku kita yang seharusnya tidak dilakukan.

    Seperti halnya ungkapan nya mengenai Hujan Al-Mukarram yang menjelaskan mengenai kita yang seolah takut huja dan menghindari hujan padahal manusia itu makhul waterproof yang tidak akan kenapa-kenapa bila terkena hujan tapi sebenarnya yang kita lindungi bukanlah tubuh kita tapi adalah pakaian kita dimana berpakaian sudah menjadi sebuah budaya. “Tapi astaga, saya lupa. Ada yang namanya kebudayaan! Kebudayaan ialah memakai sandal, celana, dan baju. Kebudayaan tinggi ialah memakai sepatu, jas dan dasi. Astaga, anehnya, kalau keluar rumah tanpa alas kaki, itu tak berbuday”, halaman 135.

  • Tempat Terbit : -
  • Penerbit : PT Mizan Pustaka
  • Tahun Terbit : 2016
  • Tersedia : 0